Prosedur Sita Jaminan

Sita jaminan adalah sita terhadap barang-barang milik tergugat yang disengketakan status kepemilikannya melalui gugatan, baik dalam sengketa wanprestasi maupun perbuatan melanggar hukum. Upaya sita jaminan (Conservatoir Beslaag) diatur dalam pasal 227 HIR. Pihak yang bersengketa dengan dasar gugatan dan bukti-bukti otentik mengajukan Permohonan Sita Jaminan kepada Ketua Pengadilan Negeri di mana gugatan diajukan. Ketua Pengadilan Negeri kemudian menunjuk Majelis Hakim untuk menangani  permohonan sita jaminan. Selanjutnya proses permohonan sita jaminan adalah sebagai berikut :

Ketua Majelis membuat penetapan tentang permohonan sita jaminan dan hari persidangan perkara tersebut, dengan empat macam kemungkinan :

• Mengabulkan permohonan sita sekaligus menetapkan hari sidang;

• Menolak permohonan sita jaminan dan menetapkan hari sidang;

• Mengabulkan permohonan sita jaminan dan menangguhkan hari sidang;

• permohonan sita jaminan .Menetapkan hari sidang perkara tersebut dan  menangguhkan.

Apabila Majelis Hakim memilih membuat penetapan yang keempat, yaitu”menetapkan hari sidang dan menangguhkan tentang permohonan sita jaminan” jurusita pengganti memanggil para pihak untuk hadir dipersidangan yang telah ditetapkan hari serta tanggal persidangan  tersebut, sebelum memeriksa pokok perkara dengan persidangan insidentil, Majelis Hakim meme riksa mengenai permohonan sita jaminan tentang kebenaran dalil Permohonan mengenai sita jaminan , apabila terbukti dalil pe rmo honan mengenai :”Adanya persangkaan yang kuat serta    beralasan bahwa Tergugat akan menghilangkan atau bermaksud untuk memin dah tangankan atau menjauhkan barang dari kepent ingan Penggugat”. Selanjutnya Ketua Majelis membuat penetapan yan g berisikan pengabulan tentan g permohonan sita jaminan sekaligus memerintahkan kepada Jurusita atau jika berhalangan digantikan oleh wakilnya yang sah dengan didampingi dua orang saksi untuk meletakkan sita terhadap barang/objek yang dimohon kan agar diletakkan sita jaminan.

Hal-hal yang penting diperhat ikan dalam penanganan sita jaminan antara lain : SEMA RI No. 5 Tahun 1975 Tanggal 09 Desember 1975, yaitu :

• Barang yang disita nilainya jangan melampaui nilai gugat;

• Barang yang disita didahulukan benda yang bergerak, jika tidak mencukupi baru benda yang tidak bergerak;

• Barang yang disita tetap dalam penguasaan/pemeliharaan sitersita;

• Perhatikan ketentuan pasal 198 dan 199 HIR/213 dan 214 RBg.

Setelah memperoleh perintah dari Ketua Majelis agar meletakkan sita terhadap objek yang dimohonkan diletakkan sita jaminan . Jurusita atau wakilnya yang sah , perlu melakukan langkah-langkah persiapan ant ara lain sebagai berikut :

Mencek pada kasir/jurnal keuangan perkara, apakah panjar biaya perkara telah mencukupi untuk kepentingan/keperluan proses perkara tersebut, jika belum cukup maka sesuai dengan prosedur kepada Penggugat diminta agar menambah panjar biaya perkara, adapun rincian biaya pelaksanaan sita jaminan meliputi : Biaya Materai dan Biaya Pelaksanaan, yaitu : Biaya Transportasi, Upah Saksi dan Biaya Pengamanan.

Merencanakan/menetapkan tentang hari dan tanggal pelaksanaan sita dimaksud, membuat surat yang berkaitan dengan rencana pelaksanaan sita jaminan antara lain : Pemberitahuan kepada para pihak agar hadir pada hari dan tanggal yang telah ditetapkan di tempat/lokasi objek yang akan diletakkan sita jaminan, permohonan pengamanan ke pada Ke polisian (POLSEK) setempat (jika dianggap perlu), serta surat-surat lain yang diajukan kepada Pejabat terkait seperti Kepala Kelurahan /Kepala Desa, Kepala Kantor, BPN dan lain-lain .

Merencanakan/menetapkan tentang hari dan tanggal pelaksanaan sita dimaksud, membuat surat yang berkaitan dengan rencana pelaksanaan sita jaminan antara lain : Pemberitahuan kepada para pihak agar hadir pada hari dan tanggal yang telah ditetapkan di tempat/lokasi objek yang akan diletakkan sita jaminan, permohonan pengamanan ke pada Ke polisian (POLSEK) setempat (jika dianggap perlu), serta surat-surat lain yang diajukan kepada Pejabat terkait seperti Kepala Kelurahan /Kepala Desa, Kepala Kantor, BPN dan lain-lain.

Membuat/mencek persiapan yang menyangkut sarana dan prasarana ketika akan melaksanakan tugas penyitaan seperti : dua orang saksi yang memenuhi persyaratan , menyiapkan berita acara sita jaminan,jika objek yang akan disita berupa benda yang tidak bergerak dan belum disertifikatkan, maka diperlukan pula petugas yang profesional dari kantor BPN untuk melakukan pengukuran tentang luas objek tersebut, sert a h al-hal lain yang diperlukan.

Proses pelaksanaaan sita jaminan harus dilakukan di lokasi objek yang disita ( tidak boleh hanya dilakukan di Kantor kelurahan atau Pengadilan saja).

Berdasarkan berita acara pelaksanaan, maka proses sita jaminan dinyatakan selesai. Selanjutnya obyek sengketa berada dalam sita pengadilan sehingga siapa pun tidak boleh lagi mengalihkan obyek tersebut.
natural penis pills
homework help websites
spy software for iphone 4

mobile phone spy

Kejagung Sita Aset Negara Ratusan Miliar

Liputan6.com, Jakarta: Kejaksaan Agung mengklaim berhasil menyelamatkan aset negara sekitar Rp 140,9 miliar sejak dibentuknya Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi atau Satuan Tugas Khusus Penyelesaian Barang Rampasan dan Sita Eksekusi pada 10 Maret 2011.

“Hasil dari pekerjaan satsus (satuan khusus Kejagung) khusus di bulan Oktober 2011 ini,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Noor Rachmad di sela-sela acara seminar bertema “Peran Kejaksaan Dalam Pemulihan Kerugian Keuangan Negara Akibat Tindak Pidana Korupsi melalui Program Asset Recovery” di Hotel Century, Jakarta, Kamis (20/10).

Sementara Wakil Jaksa Agung Darmono selaku pembicara utama di seminar menegaskan tim sukses menyelamatkan aset negara dari delapan terpidana yang telah diputus hingga triliunan rupiah. Di antaranya terpidana David Nusa Wijaya. Kejaksaan telah merampas aset milik David sekitar 564 sertifikat HGB dan SHM.

Dari April hingga Mei sertifikat yang berhasil dilelang berjumlah 12 sertifikat dengan total uang yang diselamatkan sebesar Rp 12,1 miliar lebih. Sedangkan dari terpidana Adrian Kiki Ariawan, tim satsus Kejagung menyita bangunan dan tanah yang terjual sekitar Rp 1,01 miliar lebih. “Semua uang itu telah disetor ke kas negara,” ucap Darmono.

Lanjut Darmono, untuk perkara terpidana Edi Tansil yang saat ini masih buron, Kejari Jakarta Pusat telah menyerahkan barang rampasan ke Bapindo (Bank Mandiri). Yakni berupa tanah dan bangunan seluas 2.035 meter persegi. Namun saat ini, masih tahap pelelangan.

Tim satsus juga menyelamatkan uang negara dari tangan tiga terpidana yakni Eko Edi Putranto, Hendra Rahardja, dan Sherny Konjongian, melalui pelelangan Tim BHS dalam likuidasi sejumlah Rp 729 miliar lebih.

“Kemudian melalui pelelangan barang rampasan kejari Jakpus sejumlah Rp 146 miliar lebih. Sehingga yang telah disetorkan untuk perkara ini sebesar Rp 875.774 miliar lebih. Selanjutnya pengembalian via Pemerintah Australia tahun 2004 AUS$642,540.46 dan tahun 2009 AUS$ 493,647.07,” kata Ketua Tim Pemburu Koruptor ini.

Sedangkan untuk tiga terpidana lain yakni Darmono K. Lawi, Tabrani Ismail, dan Jefferey Baso. Masing-masing perkara berbeda, Tim Satsus berhasil menyelamatkan uang negara dari aset milik tiga terpidana dengan total sekitar Rp 1,256 miliar lebih.

Sedangkan dari aset terpidana Yudi Kartolo, Kejaksaan berhasil menyelamatkan tanah dan bangunan serta sertifikat. Setelah dilakukan appraisal seharga Rp 1,9 miliar, nilai likuidasi Rp 1,2 miliar. Selanjutnya diserahkan kepada Bank BRI uang sebesar Rp 33 miliar lebih dan uang pecahan dolar Amerika sebesar US$ 3juta dolar diserahkan kepada Bank BRI Cabang segitiga Senen, Jakarta sesuai amar putusannya.(AIS)
best anti-wrinkle cream
best penis enlargement pills
penis enlargement drugs
how to write an argumentative essay

penis enlargement medicine

Disperindag Bitung Temukan HP tanpa SNI

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - . Sekretaris Disperindag Bitung, Jantje Jory Sakul, kepada Tribun Manado, mengatakan, HP tanpa SNI mulai merambah Bitung, Jumat (7/10/2011). Perdagangan HP tanpa SNI banyak ditemukan di pedagang pengecer, bukan di dealer-dealer resmi.
“Makanya harus berhati-hati. Kami imbau ke warga tingkatkan kewaspadaan,” ujarnya di ruang kerjanya.

Modus pergerakan pedagang HP yang tidak SNI kebanyakan dengan cara eceran. Menawarkan pakai sistem asongan, bermerk buatan negara Cina. “Waktu lalu sudah ada seorang pedagang kebetulan datang ke kantor tawarkan dan kami cek ternyata tak bisa perlihatkan HP ber-SNI, kami sita,” ujarnya.

Menurutnya, setiap HP itu harus memuat SNI dengan syarat memiliki pedoman panduan penggunaan produk serta memiliki jaminan garansi dan tempat service yang nyata dan jelas. “Diwajibkan SNI agar ini bisa melindungi para konsumen dari kecurangan para pedagang,” kata Sakul.

Meski kasusnya di Bitung belum mencolok, tegas Sakul, tidak ada salahnya konsumen harus kritis, melihat secara mendalam barang yang akan dibelinya. “Biasanya HP tak SNI itu didatangkan dari selundupan dari negara lain. Beli murah tanpa ijin lalu diedarkan di Indonesia di pelosok-pelosok daerah yang warganya kurang pengetahuan produk,” ujarnya. (bdi)
penis enlargement drugs in canada
writing assignments
creative writing assignments
mobile sms spy
sms text spy

BANK MEGA VS ELNUSA : Tanah Bank Mega jadi sita jaminan

JAKARTA. Gugatan perdata PT Elnusa Tbk terhadap PT Bank Mega Tbk soal deposito senilai Rp 111 miliar masih terus berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dalam gugatan ini, Pengadilan ternyata sudah mengabulkan sita jaminan yang diajukan Elnusa atas lahan dan gedung Bank Mega di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

Keputusan sita jaminan ini sudah diputuskan pada 21 Juli lalu. Putusan ini tertuang dalam penetapan nomor 284/Pdt.G/2011/PN.JKT.Sel. “Sita Jaminan ini juga sudah dicatat dalam daftar sita jaminan kantor pertanahan tanggal 25 Juli 2011,” ujar Kuasa Hukum Elnusa, Ahmad Firdaus, kemarin. Ia mengatakan tanah dan bangunan Bank Mega ini sebagai jaminan jika nanti bank milik pengusaha Chairul Tanjung kalah di pengadilan.

Corporate Secretary Bank Mega, Aris Munandar mengakui putusan sita jaminan ini. Namun ia tidak khawatir atas putusan ini. Karena penyitaan ini sebagai bentuk upaya hukum yang umum dilakukan penggugat. “Sita jaminan ini hanya sementara saja sampai ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum,” kata Aris. Ia juga menegaskan sita jaminan ini tidak mempengaruhi kinerja bank ini.

Dalam sidang perkara ini kemarin (13/11), kubu Bank Mega sudah menyerahkan duplik ke PN Jakarta Selatan. Namun, Kuasa Hukum Bank Mega, Tunggul Tambunan enggan memberikan penjelasan mengenai isi duplik yang disampaikan. “Saya tidak mau berkomentar soal materi persidangan,” ujarnya.

Sidang ini akan dilanjutkan pekan depan. Agendanya, penyerahan bukti dari masing-masing pihak.

Elnusa sendiri akan mengajukan beberapa bukti. Diantarnya adalah keputusan hasil investigasi dari Bank Indonesia (BI) yang menyatakan proses pencairan deposito Bank Mega bermasalah. Selain itu, Elnusa juga menyiapkan beberapa dokumen lain terkait kepemilikan deposito. “Kami sudah siapkan semua bukti itu,” ujar Firdaus.

Elnusa menggugat Bank Mega karena dana deposito sebanyak Rp 111 miliar yang tersimpan di Bank Mega raib dibobol
best penis enlargement
best penis enlargement pill
best spy apps for android
african mango extract reviews